
Trip paling berkesan versi Kaka Indra: trekking Poon Hill 3.210 mdpl dengan panorama Annapurna — dan itinerary yang sudah terbukti dijalani sendiri.
Dari Jayapura memang belum ada penerbangan langsung ke luar negeri — semua harus transit dulu (Jakarta, Makassar, Manado, atau Bali). Tapi itu justru kenapa trip bersama Backpacker Papua lebih worth it: Kaka Indra yang urus koordinasi transit dari Jayapura sampai tujuan, tiket domestik + internasional jadi satu paket, dan kamu ditemani sepanjang perjalanan. Tidak perlu repot sendirian di bandara transit.
⚠️ Penting — Info Durasi & Kebutuhan Cuti
Demi ekspektasi jatah cuti yang akurat, itinerary ini dirancang dengan dua titik keberangkatan:
- Peserta dari Jayapura — total 6D5N – 9D8N. Meeting point di Bandara Sentani (DJJ). Estimasi kebutuhan cuti 4–7 hari cuti, karena memperhitungkan waktu penerbangan dan transit Jakarta dari dan menuju Papua — penerbangan pulang ke Sentani umumnya baru terbang malam/dini hari.
- Peserta dari luar Papua — total 5D4N – 8D7N. Meeting point langsung di Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Estimasi kebutuhan cuti 3–6 hari cuti.
Malas baca panjang? Langsung tanya jadwal trip Nepal via WA →
Tempat yang Wajib Dikunjungi
- Trekking Poon Hill (Annapurna)
- Boudhanath & Pashupatinath (Kathmandu)
- Danau Phewa & paragliding (Pokhara)
- Thamel — surga perlengkapan outdoor
Itinerary Harian dari Kaka Indra
Rute ini sudah dijalani sendiri — bukan hasil salin brosur. Urutan disusun supaya tidak bolak-balik dan tenaga habis di tempat yang tepat.
Hari 1
Tiba di Kathmandu — Thamel
Mendarat di Tribhuvan, check-in hostel di Thamel. Sore jalan-jalan di kota tua Kathmandu — Durbar Square, pasar kerajinan. Makan momo (dumpling Nepal) dan dal bhat.
Hari 2
Kathmandu — Boudhanath & Pashupatinath
Pagi ke Boudhanath Stupa — stupa terbesar di Nepal, putar kora bersama umat Buddha. Siang ke Pashupatinath (kuil Hindu, prosesi kremasi). Sore ke Swayambhunath (Monkey Temple).
Hari 3
Pokhara — Danau Phewa
Pagi naik bus atau terbang ke Pokhara (danau Phewa dengan latar belakang Annapurna). Sore paragliding dari Sarangkot atau jalan-jaki tepi danau. Malam di Lakeside.
Hari 4
Sunrise Sarangkot & Pokhara
Bangun subuh untuk sunrise di Sarangkot — panorama Annapurna, Machapuchare (Fishtail), dan Dhaulagiri. Pagi jalan-jalan di kota. Siang free activity.
Hari 5
Pulang ke Kathmandu & Terbang
Pagi naik bus/flight kembali ke Kathmandu. Sore belanja di Thamel (perlengkapan outdoor, teh, kerajinan). Malam terbang pulang.
Visa & Dokumen untuk WNI
Visa on Arrival di bandara Kathmandu (USD 30/15 hari, bayar sendiri di tempat).
Passport wajib aktif minimal 3 bulan sebelum berangkat (disarankan 6 bulan) dengan minimal 2 halaman kosong. Kalau negara ini mewajibkan visa, Kaka Indra bantu siapkan dokumen dan itinerary pendukung — konsultasinya gratis.
Kapan Waktu Terbaik Berangkat?
Okt–Nov & Mar–Apr (langit bersih, Himalaya kelihatan). Kebutuhan cuti: 4–7 hari cuti untuk total 6D5N – 9D8N dari Jayapura — sudah termasuk penerbangan dan transit Jakarta pulang-pergi. Peserta yang bergabung di Jakarta cukup 3–6 hari cuti untuk 5D4N – 8D7N.
Menginap: Gaya Backpacker vs VIP
Paket Hemat / Standar
Guesthouse Thamel / teahouse di jalur trek
Paket VIP / Private
Hotel bintang 3+ Kathmandu & Lakeside Pokhara
Berapa Biayanya dari Jayapura?
Mulai dari Rp 11.665K/orang untuk paket Hemat. Tersedia 4 paket — Hemat, Standar, VIP, dan Private — bedanya di fasilitas, bukan keseruan. Bisa DP 50% atau cicilan 3x tanpa kartu kredit. Harga final tergantung jumlah peserta dan tanggal keberangkatan.
Tips dari Kaka Indra
Bawa USD tunai untuk VOA. Fisik disiapkan 2–4 minggu sebelum trek — jalur Poon Hill ramah pemula tapi tetap nanjak. Rute bersifat panduan — penyesuaian dapat dilakukan berdasarkan kondisi cuaca, ketersediaan tiket, dan kesepakatan grup.
Siap ke Nepal?
Jatah cutimu berharga — jangan habiskan untuk stres menyusun rute. Ceritakan rencanamu, Kaka Indra yang urus sisanya.
Konsultasi gratis · Balasan ± 5 menit (08.00–21.00 WIT)